Ketika kita mengklik sebuah link agar spam tidak dikirimi lagi, spam email yang masuk bukannya berkurang, justru mailbox kita akan semakin dibanjiri iklan. Email spam bisa menimbuklan kerugian sangat besar tiap tahunnya. Banjir iklan bukannya berhenti jika kita melakukan unsubscrib. Spammer justru mengetahui alamat email kita yang sebenarnya.
Jika ingin menjadi spammer canggih, dibutuhkan alamat email dalam jumlah jutaan. Agar biayanya dapat ditekan, spammer biasanya menggunakan sebuah program yang dapat mencari alamat email secara otomatis diinternet. Metode paling jitu adalah Brute-Force-Attack atau Dictionary Attack. Jadi, spammer dapat menebak alamat email yang pendek, yang terdiri atas nama depan, nama belakang, dan nama domain. Selain itu, sejumlah aplikasi seperti webcrawler mencari alamat-alamat email yang dipublikasikan dalam berbagai forum website dan berkedok sebagai browser.
Senjata berbahaya yang digunakan oleh spammer adalah trojan. Program perusak ini masuk ke PC melalui spam email dan kemudian membaca address book serta mengirimkannya kepada spammer. Selain itu trojan juga akan menghubungkan PC yang sudah terinfeksi dalam sebuah Botnet. Kemudian, PC dikendalikan oleh spam server dan mengirimkan jutaan spam secara otomatis tanpa diketahui
Baca Selengkapnya...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment