Friday, June 15, 2012

Website perusahaan? Kuno!

Pada saat facebook menggantikan google sebagai website nomor satu yang dikunjungi rakyat online (netizen) beberapa tahun lalu, terjadi sebuah transisi diranah digital branding/marketing. Facebook secara perlahan namun pasti akan menjadi platform pengganti website. Mari kita ulas bagaimana website perusahaan akan menjadi barang usang. Beberapa dekade belakangan, mesin pencari seperti google menjadi tujuan pertama para pengguna internet mengingat banyaknya informasi yang bertebaran didunia maya. Namun kehadiran media sosial mengubah tatanan tersebut. Sejalan dengan waktu, orang sudah hafal alamat website yang biasa mereka kunjungi untuk mendapatkan informasi tertentu hingga ketergantungan terhadap mesin pencari mulai berkurang.

Kebutuhan informasi pengguna internet pun berubah menjadi kebutuhan informasi yang lebih kontekstual, yaitu informasi yang lebih terkait dengan kehidupan mereka. Netizen sekarang lebih tertarik untuk membeli barang di toko yang direkomendasikan atau yang mendapat jempol dari rekan atau saudaranya. Alih-alih melakukan pencarian dengan kata kunci "beli komputer murah", mereka menggantinya dengan posting status "saya mau beli komputer, ada yang bisa rekomendasi toko murah berkualitas?" diaccount facebook mereka. Tak heran jika kemudian facebook menjadi destinasi nomor satu didunia maya. Semua informasi kontekstual yang pengguna ingin dapatkan, sudah bisa diakomodasi oleh facebook tanpa perlu mesin pencari lagi.

Baca selengkapnya di

Virtualisasi Server berbasis Hyper-V bagi Perusahaan

Hyper-v merupakan software yang memungkinkan virtualisasi pada level sistem operasi. Hyper-v kini menjadi salah satu primadona teknologi informasi yang menarik di level enterprise. Banyak manfaat yang dapat diperoleh, baik dari sisi proses bisnis maupun penghematan biaya. Dari sisi biaya, dengan menerapkan hyper-v, enterprise dapat menghemat dan memaksimalkan aset teknologi informasi yang dimiliki. Hal ini berkaitan dengan pengurangan biaya kepemilikan, biaya modal, maupun biaya operasional.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan hyper-v sebagai tulang punggung infrastruktur teknologi informasi, enterprise perlu melakukan kajian yang mendalam agar investasi yang dilakukan lebih tepat sasaran dan memenuhi kebutuhan yang diharapkan.

Kajian tersebut dapat berdasarkan pengalaman perusahaan lain yang menerapkan hyper-v atau berdasarkan riset sendiri. Kajian tersebut dapat dibuat dari sisi bisnis maupun sisi teknis. Dari sisi bisnis, hyper-v sangat dominan dalam menghemat anggaran belanja TI. Sementara dari sisi teknis, solusi ini dapat membantu perusahaan dalam pengadaan server secara cepat dan mudah.

Kemampuan hyper-v dalam mengelola dan mengumpulkan sumberdaya TI lah yang akan membantu perusahaan, tujuannya agar perusahaan dapat memiliki kemampuan membangun infrastruktur TI yang dinamis. Dengan demikian, ini akan memudahkan perusahaan ketika harus mempercepat laju perkembangan bisnis.

Berikut ini adalah garis besar manfaat penggunaan hyper-v dari sisi bisnis dan teknis :